Alih-alih Melakukan kemoterapi, Dee Mani lebih memilih mengonsumsi minyak yang terbuat dari ganja, setelah membaca obat kanker alami di internet Alasana See Mani memilih melakukan pengobatan ini adalah karena rasa takut melakukan kemotrapi, menurutnya pengobatan kanker dengan kemotrapi justru akan menyebabkan meninggal dunia.
Dee mani mengonsumsi satu kapsul sebelum tidur. Empat bulan setelah diiagnosis, kankernya berkurang secara signifikan. Dokternya memberitahu bahwa kankernya telah hilang di lima bulan, setelah dia mengonsumsi minyak ganja.
Dee Mani mengatakan, dia berencana untuk konsumsi obat itu selama hidupnya.
Diklaim, bahwa obat itu bisa membantunya mengatasi masalah insomnia, alergi debu, dan nyeri punggung karena terpeleset. Selain itu, dia mengubah pola makan dan melakukan meditasi.
Dee Mani tidak sendiri
Pengobatan dengan ganja memang masih dianggap ilegal. Bahkan di Indonesia sendiri, manfaat ganja untuk penyembuhan masih menjadi perdebatan di berbagai pihak. Masih ingat dengan kasus yang menjerat fidelis? Ia nekat menanam ganja dirumahnya untuk pengobatan istrinya yang mengidap syringomyelia. Fidelis menggunakan ekstrak ganja untuk mengurangi rasa sakit istrinya, Yeni Riawati.
Selain fidelis, seorang anak di Utah bernama Landon Riddle menolak makan dana muntah beberapa kali dalam sehari, setelah melakukan kemotrapi. Keluarganya pergi ke Colorado dan membeli ganja disana. Dalam beberapa hari, muntahnya berkurang, nafsu makannya kembali, dan dia menunjukkan tanda-tanda penyembuhan dari kankernya.
Masih sama dengan Dee Mani, David Habbit menggunakan ganja setelah pengobatan kanker kolon yang dideritanya gagal. David Habbit sempat melakukan pengobatan radiasi, kemotrapi, dan pembedahan untuk menyembuhkan penyakitnya ini namun semua usahanya gagal.
Dee Mani, Fidelis, Landon Riddle dan David Habbit adalah orang-orang yang sedang berjuang untuk menemukan kesembuhan dengan jalan yang sedikit berbeda. Walaupun banyak kisah sukses pengobatan dengan ganja, sayangnya pengobatan ini masih belum banyak diterima secara luas.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar